Kamis, 02 Desember 2010

Tips 9 Tata Krama Bertamu Yang Santun

 

Sep 22nd, 2009 | By admin | Category: Tips Hubungan
Your webmaster search is: tips bertamu

1. Beritahu Lebih Dahulu. Di kota besar seperti Jakarta, banyak penghuni rumah sibuk bekerja, ada baiknya memberitahu dahulu lewat telepon bila Anda ingin bertamu. Bagi orang yang dikunjungi, ini menjadi semacam pemberitahuan, dan dia akan merasa dihargai bila ditanya terlebih dahulu. Bisa saja pada waktu Anda datang, dia ada acara lain atau sedang tidak mau diganggu tamu. Bagi Anda, akan mendapat kepastian, apakah si penghuni ada di rumah dan siap untuk dikunjungi.
2. Tepat Waktu. Bila Anda berjanji datang jam sekian, usahakan tepat waktu. Ini akan memberi kesan yang baik kepada tuan rumah. Dan memudahkan tuan rumah mengatur waktu. Bisa saja ia punya kegiatan amat sangat padat, sehingga ketika menyetujui Anda datang pada waktu tertentu, hany itu waktu yang ia punya untuk Anda.
3. Tunggu Dipersilahkan. Bila ternyata tuan rumah yang Anda datangi pagarnya dalam keadaan terkunci, cari bel pintu dn tekan sekali sua kali, jangan berkali-kali. Bersabarlah sampai ada yang datang membukakan pintu. Kalaupun pintu rumah tidak terkunci, jangan sembarangan masuk, ketuklah atau bunyikan bel, dan masuk apabila sudah dipersilahkan.
4. Ucapkan Salam. Bila bertemu penghuni rumah, ucapkan salam disertai jabat erat tangannya. Sebagai penghormatan kepada pemilik rumah, sekaligus tanda Anda sudah datang. Begitu juga ketika Anda hendak pamit, ucapkan salam dan jabat tangan pula.
5. Ingat Waktu. Sedekat apapun Andan dengan penghuni rumah, namanya bertamu harus ingat waktu. Lain soal, bila Anda berniat menginap dan sudah disetujui penghuni rumah. Tapi bila hanya kunjungan biasa, jangan merasa terlalu santai dan berlama-lama. Katakan langsung tujuan Anda datang. Ada tuan rumah yang amat sangat ramah sehingga sengan dengan kunjungan Anda, namun sebenarnya ia punya kesibukan yang harus dikerjakan. Jelilah melihat situasi.
6. Minta Ijin. Selama bertamu, jangan memegang barang-barang yang ada di ruang tamu, seperti hiasan, album foto atau majalah, sebelum mendapat ijin dari si empunya rumah. Ada tuan rumah yang tidak suka barang-baragnnya dipegang. Namun, ada juga yang senang memamerkan barang-barangnya. Cara paling jitu ya bertanya. Atau pancing dengan pujian tentang barang-barangnya. Bila reaksinya ramah dan welcome, tidak masalah. Tapi bila sikapnya agak enggan, lebih baik jangan memaksa. Apalagi ini kunjungan pertama dan hubungan Andan dengan tuan rumah tidak terlalu dekat, bisa-bisa Anda masuk blacklist-nya.
7. Jaga Sikap. Bersikap sopan selama bertamu, terutama bila Anda baru berkenalan. Misalnya saja, Anda baru saja pindah ke suatu kompleks dan bertamu ke rumah-rumah tetangga untuk berenalan. Cari topik umum yang aman untuk dibicarakan, sambil memperkenalkan keluarga atau penghuni rumah Anda. Jaga pula omongan Anda, misalnya jangan sekali-sekali mengritik interior rumahnya , seberantakan apapun itu. Situasi akan berbeda bila Anda sudah kenal lama dan dekat dengan penghuni rumah. Anda bisa bebas bicara apa saja dengan suasana penuh keakraban, bahkan duduk dengan santai.
8. Situasi Rumah. Ada kalanya, situasi rumah yang Anda datangi sedang tidak enak. Misalnya saja, terjadi pertengkaran antara penghuni rumah. meski pertengkaran sudah usai, tetap akan tercipta suasana tidak enak. Bila ini terjadi, sebaiknya Anda segera pamit. Begitu juga kalau ada salah satu anggota keluarga penghuni rumah yang sedang sakit dan memerlukan perhatian dari tuan ruma, sebaiknya Anda segera mohon diri.
9. Tamu Lain. Bila ternyata di rumah yang Anda kunjungi ada tamu lain yang datang sebelum Anda, perkenalkanlah diri Anda kepada tamu tersebut. Dan lihat situasi, apakah kunjungan Anda bisa lama atau tidak. Dana apakah yang hendak Anda bicarakan dengan tuan rumah bisa dikemukakan di depan tamu itu atau sebaiknya ditunda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar